Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat Sarekat Hijau Indonesia Mengutuk Tindakan Penembakan Rakyat Kuansing Oleh Brimob Wilayah Riau Atas Sengketa Tanah Perkebunan Sawit

Jakarta, 8 Juni 2010

Satu lagi peristiwa Juni Kelabu di Kuansing kami menyaksikan, bagaimana aparat dengan mudahkan mengeluarkan peluru tajam diarahkan kepada rakyat yang tidka berdaya. Dan kami baru saja menyaksikan kebiadaban aparat polisi beraksi untuk melindungi pemodal PT Tri Bakti Sarimas, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kuantan, Singingi Riau. Kekejaman Polisi yang di sewa oleh perusahaan telah melepaskan peluru tajam kearah massa rakyat yang sedang menuntut keadilan, dimana rakyat telah di bohongi oleh pihak perusahaan teresbut. Sengketa antara perusahaan dan masyarakat setempat, selalu mendapat perlindungan dari aparat kepolisian dengan akhir rakyat di TEMBAK hingga TEWAS dan terluka parah, sedangkan lebih dari 11 orang lainnya masih di tahan di kantor Polsek setempat atas tuduhan kriminalisasi. Mereka luka-luka di jahit kepalanya dan sampai sore tadi belum masuk sesuap nasipun. Ini bentuk penjajahan baru bagi rakyat yang merdeka.

Atas laporan Wahana Lingkungan Hidup Riau sekitar jam 19.30 wib, menyebutkan telah terjadi penembakan warga masyarakat Kuantan Singingi Raiu. Penembakan itu terjadi menyusul sengketa antara warga petani dan perkebunan kelapa sawit PT Tri Bakti Sarimas. Akibat penembakan yang membabi buta dilakukan aparat Brimob Kepolisan Resor Kuantan Singingi (Kuansing) tanggal 8 Juni 2010, tepat siang tadi, 2 (dua) orang petani terkena tembak, seorang petani diantaranya bernama Niar (35) perempuan asal dari desa Koto Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kebpaten Kuantan Sungingi TEWAS seketika. Sementara seroang lagi Siman (47), luka serius akibat terjangan peluru tajam. Sebaliknya, kemarahan petani diluapkan dengan membakar satu truk Brimob Polres Kuansing.

Menyikapi peristiwa ini, maka kami menyatakan sikap:

1.  Mengutuk tindakan pembantaian rakyat yang dilakukan oleh anggota Brimob Resor Kuansing Riau sehingga jatuh korban Tewas Niar (35) perempuan warga Desa Koto Cengar, dan seorang luka parah dan 11 orang masih ditahan di polsek Kuansing.

2.  Mendesak kepada Komnas HAM segera melakukan penyelidikan dan Investigasi Pelanggaran HAM berat atas kasus penambakan 2 orang warga dan sampai jatuh korban meninggal dunia, dan segera memutuskan bahwa tindakan tersebut adalah pelanggaran HAM berat dan menjatuhkan hukuman kepada pelaku dan pada yang memohon (dalam hal ini pihak perusahaan).

3.  Seruan kepada Dunia International agar memboikot produks kelapa sawit yang diproduksi dengan proses darah-darah rakyat dan nyawa rakyat di pertaruhkan. Serta menjatuhkan sanksi kepada PT Tri Bakti Sarimas agar di cabut Ijin operasinya segera.

4. Kami mendesak segera lepaskan 11 orang warga yang masih ditahan oleh polsek Kuansing tanpa sarat.

5. Mendesak Kepada Kapolri segera pencopot Kapolda, Kapolres yang berada di bawah komandonya atas peristiwa Juni kelabu di Kuansing Riau. Dan Mengadili pelaku penembakan yang setimpal.

6. Mendesak kepada KPK, ICW agar melakukan penyelidikan dan investigasi atas peristiwa ini segera dan cepat, karena kami mencium ada praktek Korupsi kewenangan dan bisnis keamanan yang dilakukan aparat kepolisian dan pihak perusahaan sampai menimbulkan korban jiwa.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk solidaritas kemanusiaan atas peristiwa penembakan warga di Kuansing Riau. Terima kasih.

Hormat kami,

Koesnadi Wirasapoetra                                                Chairil Syah

Sekretaris Jenderal                                                                    K e t u a

2 Comments

  1. Tindakan yang dilaukan aparat kepolisian tidak bisa diotolerir lenyapkan kapitalisme di Tanah Ulayat Kuantan Singingi

    Hidup kaum tani ……bersatulah

  2. Dear All,

    Serupa dengan aksi brutal Brimob di sekitar Teluk Bintuni, Papua Barat.
    daerah terpencil, jauh dari pantauan media dan NGO.
    Saya sementara merencanakan investigasi ke sana.
    Need more help, Please!!!

    Salam

Leave a Response

Spam protection by WP Captcha-Free