Kegiatan
Sudarto Marelo Pimpin SHI Sumsel
SPORANEWS:::Konferensi Wilayah (Konferwil) Sarekat Hijau Indonesia (SHI) Sumatera Selatan (Sumsel) memilih Sudarto Marelo sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SHI Sumsel untuk priode 2010-2014 dan akan tetap memperkuat Blok politik demokratik (BPD).
Kabar dari SHI Sumsel
KONFERWIL SHI SUMSEL: MEMBANGUN KEKUATAN POLITIK KERAKYATAN DALAM FORMAT BLOK POLITIK DEMOKRATIK
Friday, March 5, 2010 at 11:23pm
SHI Sumsel Mendesakkan Agenda Pembaruan Agraria pada 100 Hari SBY
SPORANEWS:::Sarekat Hijau Indonesia (SHI) Sumatera Selatan bersama elemen mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Neoliberalisme (KRAN) melakukan aksi demo 100 hari SBY, hari ini Kamis (28/01/2010), di Bundaran Air Mancur menuju ke Kantor Gubernur Sumsel.
HAM untuk Kita, Keadilan untuk Kita, Keadilan untuk Rakyat Kecil
Salam demokrasi,
Kami menyerukan kepada semua yang pro-hak asasi manusia untuk memeriahkan acara-acara perayaan lahirnya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, 10 Desember 1948. Perayaan kali ini bertema KEADILAN. Keadilan dapat mempersatukan kita semua yang memberi perhatian atas masalah HAM di berbagai bidang kehidupan. Keadilan pula yang menjadi impian semua anak bangsa Indonesia dan manusia sedunia.
Rantai Aksi Global untuk Keadilan Iklim
Hari Aksi Global 12 Desember 2009 untuk Keadilan Iklim
Global day of action on climate atau hari aksi global untuk isu perubahan iklim berlangsung sejak tahun 2005 dan menjadi kegiatan tahunan yang diadakan setiap kali pada hari Sabtu dan bertepatan dengan pertemuan tahunan mengenai perubahan iklim (Conference of Parties UNFCCC). Disebut sebagai hari aksi global karena pada tanggal tersebut seluruh masyarakat sipil dari berbagai kota di dunia akan beraksi dengan tuntutan kurang lebih secara serentak menuntut keadilan iklim.
"Manyanggar" (Membersihkan Bumi dari Bahaya Bencana)
Solidaritas Rakyat Untuk Solusi Krisis Iklim Global
Jalan lain bagi masyarakat local dalam menyelamatkan kehidupan
Diselenggarakan oleh: Petak Danum, ARPAG, SHI, Kelompok Pengrajin Rotan, Petani Karet, Koperasi Hinje Simpei, CSF, WALHI, FoEI.
Manyanggar atau ruwatan bumi dan atau manenga lewu biasa dilakukan oleh suku Dayak Ngaju sebagai masyarakat local yang bermukim di wilayah hutan – lahan gambut Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Barito Selatan dan Kota Palangkaraya. Upacara adat ini salah satu bagian terpenting bagi suku dayak ngaju dalam memberikan ucapan terima kasih kepada Sang Pencipta (Tuhan) dan Penghuni Alam Semesta atau alam gaib. Upacara ini di persembahkan karena Sang Pencipta dan penghuni alam semesta telah memberikan rejeki dan keselamatan selama masyarakat bekerja, berusaha di suatu wilayah yang diyakini sebagai sumber-sumber kehidupan generasi saat ini dan generasi mendatang. Untuk mewujudkan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta dan penghuni alam semesta, maka, komunikasi terpenting bagi suku Dayak Ngaju di sampaikan dengan menyelenggarakan upacara adat Manyanggar (ruatan bumi). Thema Manyanggar (ruwatan bumi) tahun 2009 ini adalah: Solidaritas Rakyat Untuk Solusi Krisis Iklim Global.
Perkembangan Posko SHI
Update Donasi bagi Korban Gempa Jawa Barat
17 September 2009
Sejak Sarekat Hijau Indonesia membuka posko kemanusiaan, kami telah menjalankan peran lebih banyak sebagai penyedia layanan informasi, yang memberikan informasi dari lapangan yang telah diassesment oleh kawan-kawan SHI di lapangan. Dari informasi itulah yang selanjutnya bantuan atau donasi secara langsung diberikan oleh masyarakat kepada korban.
Perkembangan Posko
POSKO GARUT DARURAT
Jl. Patriot No 30 Tarogong Garut
Data Awal :
Secara Umum dampak gempa bumi pada hari Selasa tanggal 2 September 2009, pukul 15.00 di Kabupaten menurut data terakhir pemerintahan sampai jam 01.00 Hari Rabu Tgl 3 September 2009 sebagai berikut:
• Total Rumah Rusak sebanyak 2973 buah
• Rusak berat sebanyak 1350 buah
• Rusak ringan 1623 buah
• Korban jiwa sebanyak 4 Orang
• Kritis sebanyak 2 Orang
• Luka berat sebanyak 23 Orang
• Luka ringan 89 Orang
