Platform Sarekat Hijau Indonesia: Energi Bersih dan Adil
Revolusi industri telah mengantar peradaban manusia kepada pengurasan cadangan hidrokarbon bumi dalam tempo sangat singkat, dibandingkan waktu yang dibutuhkan bumi untuk menimbun fosil tersebut. Revolusi yang sama juga mendorong globalisasi penjajahan umat manusia atas umat manusia lainnya, melahirkan ironi di mana bumi tempat cadangan tersebut tersimpan tidak serta merta mampu menjamin kesejahteraan umat manusia yang hidup di atasnya.
Indonesia adalah salah satu contoh negara kaya akan cadangan hidrokarbon yang tidak mampu menyejahterakan rakyatnya, akibat salah urus dan keberpihakan terhadap pemodal dan kelompok elite penguasa. Pada awal abad 21 ini, manusia dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa kapasitas sumber energi berbasis hidrokarbon/fosil adalah terbatas dan tidak memadai untuk memenuhi ketergantungan umat manusia atas produk keluarannya. Menciutnya sumber daya semakin memperlebar jurang antara mereka yang mampu dan yang tidak mampu mengakses dan mengolah sumber daya hidrokarbon tersebut.
Pengerukan sumber daya hidrokarbon juga jarang berlangsung tanpa konflik dengan masyarakat setempat yang rentan. Pada gilirannya penguasaan atas sumber-sumber cadangan hidrokarbon yang berlangsung selama ini hanya melanggengkan bentuk-bentuk kolonialisme baru. Untuk menjamin kelangsungan hidup manusia sumber daya energi berbasis hidrokarbon harus ditinggalkan dan beralih menuju peradaban zero carbon. Keberadaan energi bersih masa depan harus menjamin pola-pola lama yang menjajah dalam ekstraksi dan distribusi energi telah ditanggalkan.
Menimbang perjalanan sejarah ini, Kaum Hijau Indonesia
- Mendorong umat manusia untuk segera mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis hidrokarbon dan berangsur-angsur beralih kepada energi yang terbarukan (renewable) hingga mencapai masyarakat baru yang zero carbon
- Mendorong agar keuntungan yang diperoleh dari penguasaan atas sumber-sumber energi berbasis hidrokarbon hari ini digunakan untuk pembiayaan penemuan, eksplorasi dan pengembangan teknologi energi terbarukan
- Mendorong pemanfaatan energi terbarukan dengan mengenakan biaya minimal
- Mendorong pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan agar dilakukan semaksimal mungkin dengan menghormati kehidupan lingkungan yang berkelanjutan
- Menolak segala bentuk penjajahan baru dalam eksplorasi dan pengembangan sumber-sumber energi terbarukan
- Memajukan asas desentralisasi dalam pengelolaan energi terbarukan
- Mendorong riset dan pemakaian energi terbarukan yang berkeadilan
- Menolak energi nuklir sebagai jawaban atas kebutuhan energi bersih
- Menolak konversi hutan-hutan yang tersisa menjadi lahan pemasok agrofuel yang monokultur